Trust Us To Delay
Judul diatas sengaja saya buat seperti itu. Karena memang sudah sering saya mendengar tentang keterlambatan maskapai penerbangan swasta nasional ini. Tadinya saya berharap kalau penerbangan balik saya ke Pontianak hari ini tidak akan mengalami keterlambatan. Lacur, harapan saya menjadi sirna. Memang ada beberapa (semuanya) penumpang yang memaklumi. Kalau menggunakan maskapai berslogan "trust us to fly" ini akan mengalami keterlambatan. Atau dengan kata lain, siap-siap saja penumpang akan mengalami keterlambatan :) . Tapi yang menjadi keheranan saya. Ketika ucapan permintaan maaf yang disampaikan melalui pengeras suara, tepat disampaikan pada jam 14:05. Dimana saat itu seharusnya pesawat bernomor Y6-205 sudah meninggalkan bandara Soekarno-Hatta. Hanya sebuah permintaan maaf. Tanpa sebuah kompensasi apapun. Bukankah, sudah seharusnya ada sebuah kompensasi bagi penumpang akibat keterlambatan penerbangan. Apalagi ditengah industri penerbangan nasional yang ketat. Saya pun menjadi teringat. Ketika tempo waktu lalu. Disalah satu stasiun teve swasta, penumpang yang kecewa karena keterlambatan, menyandera petugas maskapai itu. Tentu saja saya sendiripun tidak menginginkan hal itu terulang kembali. Bahkan dilakukan oleh saya sendiri :) . Ah, sudahlah. Lupakan kebiasaan maskapai penerbangan nasional yang suka terlambat. Kan ada manfaatnya, karena dengan keterlambatan itu saya bisa berkenalan serta menambah teman :) . *ditulis ketika sedang menunggu keberangkatan menuju pontianak* Trust us to delay...

